PSSI
mengesampingkan permintaan Kongres Luar
Biasa yang diusung anggota Komite Eksekutif La
Nyala Mattalitti. Namun mereka sudah
mengagendakan kongres tahunan sebelum 9
Juli 2012.
Hal itu disampaikan anggota Komite Eksekutif
PSS yang lain, Sihar Sitorus, dalam pertemuan
dengan wartawan di Bloeming Cafe FX Plasa,
Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2011).
Seperti diketahui, La Nyalla menggagas
pertemuan bertajuk Rapat Akbar Sepakbola
Nasional pada Minggu (18/12) lalu, yang diklaim
diikuti oleh anggota-anggota PSSI. Rapat itu
membentuk Komite Penyelamat Sepakbola
Indonesia yang bertugas menyiapkan KLB.
Mereka juga menyatakan mosi tidak percaya
pada jajaran teras PSSI termasuk ketua umum
Djohar Arifin dan wakilnya, Farid Rahman.
Sihar menilai, penilaian atas kinerja PSSI dapat
dilakukan melalui sebuah kongres tapi bukan
KLB. Namun, butuh proses dan aturan main
pula untuk meminta pertangggungjawaban
pengurus yang sekarang.
"Kapan kita mau kongres, kalau keadaannya
seperti ini. Kita belum apa-apa sudah ramai
minta KLB. Kita punya aturan kongres sesuai
statuta," papar Sihar.
"Exco hanya melakukan yang bersifat teknis.
Kalau kongres lebih luas. Program kerja kita
sekarang, kita lakukan dulu, nanti kita bahas di
kongres.
"Sebelum 9 Juli, pasti kita lakukan kongres
tahunan. Sekarang setahun saja belum kok,"
tegasnya.
De originele berichten zijn hiermengesampingkan permintaan Kongres Luar
Biasa yang diusung anggota Komite Eksekutif La
Nyala Mattalitti. Namun mereka sudah
mengagendakan kongres tahunan sebelum 9
Juli 2012.
Hal itu disampaikan anggota Komite Eksekutif
PSS yang lain, Sihar Sitorus, dalam pertemuan
dengan wartawan di Bloeming Cafe FX Plasa,
Senayan, Jakarta, Selasa (20/12/2011).
Seperti diketahui, La Nyalla menggagas
pertemuan bertajuk Rapat Akbar Sepakbola
Nasional pada Minggu (18/12) lalu, yang diklaim
diikuti oleh anggota-anggota PSSI. Rapat itu
membentuk Komite Penyelamat Sepakbola
Indonesia yang bertugas menyiapkan KLB.
Mereka juga menyatakan mosi tidak percaya
pada jajaran teras PSSI termasuk ketua umum
Djohar Arifin dan wakilnya, Farid Rahman.
Sihar menilai, penilaian atas kinerja PSSI dapat
dilakukan melalui sebuah kongres tapi bukan
KLB. Namun, butuh proses dan aturan main
pula untuk meminta pertangggungjawaban
pengurus yang sekarang.
"Kapan kita mau kongres, kalau keadaannya
seperti ini. Kita belum apa-apa sudah ramai
minta KLB. Kita punya aturan kongres sesuai
statuta," papar Sihar.
"Exco hanya melakukan yang bersifat teknis.
Kalau kongres lebih luas. Program kerja kita
sekarang, kita lakukan dulu, nanti kita bahas di
kongres.
"Sebelum 9 Juli, pasti kita lakukan kongres
tahunan. Sekarang setahun saja belum kok,"
tegasnya.

