karta, Anggota Komite Eksekutif PSSI La Nyala
Mattalitti memastikan bahwa pertemuan yang
digagasnya malam
ini dimaksudkan untuk menggelar Kongres Luar
Biasa (KLB) untuk
mengubah kepengurusan PSSI saat ini.
Hal itu dikatakan La Nyala kepada wartawan
sebelum memulai
pertemuan di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu
(18/12/2011) malam.
Ia mengatakan, rapat ini diikuti oleh 480 anggota
PSSI dari 27
Pengurus Provinsi (Pengprov), dengan tujuan
membentuk apa
yang disebut dengan "Komite Penyelamat", yang
diberikan mandat
untuk menjalankan KLB.
"Kami sudah memiliki surat dukungan dari ketua
dan sekretaris
klub sebagai rekomendasi kepada PSSI untuk
menjalankan KLB.
Jika mereka tidak mau, Komite Penyelamat yang
akan
mengurusnya, " demikian La Nyala.
"Komite Penyelamat" tersebut, sambung dia,
akan terdiri dari
anggota Komite Eksekutif, Pengprov, pelatih, dan
klub.
"Agenda KLB adalah mengubah kepengurusan
yang ada, harus
digelar paling lambat tiga bulan ke depan. Kami
sudah memberi
amanat, tapi mereka tidak mau menjalankan,"
tukasnya.
Rencananya rapat ini akan dilangsungkan sampai
pukul 10 malam
ini, dilakukan secara terbuka dan diliput oleh
pers.
De originele berichten zijn hierMattalitti memastikan bahwa pertemuan yang
digagasnya malam
ini dimaksudkan untuk menggelar Kongres Luar
Biasa (KLB) untuk
mengubah kepengurusan PSSI saat ini.
Hal itu dikatakan La Nyala kepada wartawan
sebelum memulai
pertemuan di Hotel Pullman, Jakarta, Minggu
(18/12/2011) malam.
Ia mengatakan, rapat ini diikuti oleh 480 anggota
PSSI dari 27
Pengurus Provinsi (Pengprov), dengan tujuan
membentuk apa
yang disebut dengan "Komite Penyelamat", yang
diberikan mandat
untuk menjalankan KLB.
"Kami sudah memiliki surat dukungan dari ketua
dan sekretaris
klub sebagai rekomendasi kepada PSSI untuk
menjalankan KLB.
Jika mereka tidak mau, Komite Penyelamat yang
akan
mengurusnya, " demikian La Nyala.
"Komite Penyelamat" tersebut, sambung dia,
akan terdiri dari
anggota Komite Eksekutif, Pengprov, pelatih, dan
klub.
"Agenda KLB adalah mengubah kepengurusan
yang ada, harus
digelar paling lambat tiga bulan ke depan. Kami
sudah memberi
amanat, tapi mereka tidak mau menjalankan,"
tukasnya.
Rencananya rapat ini akan dilangsungkan sampai
pukul 10 malam
ini, dilakukan secara terbuka dan diliput oleh
pers.

