"Suatu saat saya bersedia kembali melatih timnas," ujarnya.
Mundurnya RD tak lepas dari kondisi persepakbolaan tanah air yang tengah dilanda masalah. Walhasil, RD memilih mundur meski durasi kontraknya masih menyisakan dua tahun lagi (kontrak Rahmad Darmawan mulai Agustus 2011- Agustus 2013).
Akan tetapi dijelaskannya, dalam perjanjian kerja terdapat pasal yang menyebut, kedua belah pihak bisa saling melakukan pemutusan kerja, baik pihak pertama atau pihak kedua.
Pernyataan RD yang masih membuka pintu untuk kembali melatih timnas juga tak lepas dari "rayuan" Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng yang berharap agar pematih asal Metro Lampung ini tetap bertahan.
"Saya apresiasi apa yang disampaikan bapak Menpora. Beliau juga menyampaikan, bergabung di timnas harus dipunyai elemen bangsa, siapa saja boleh. Saya siap untuk kembali, namun kapan, itu saya masih belum tahu," tukasnya.

