Namun, rencana ini terancam batal karena Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, dan Sekjen, Tri Goestoro tidak di kantor.
Peserta RASN mulai berdatangan ke kantor PSSI yang berada di Senayan, Jakarta sejak pukul 11.00 WIB. Hadir juga perwajilan Forum Pengprov PSSI (FPP) termasuk sekretarisnya, Johar Lien Eng serta anggota-anggota komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
"Apabila hari ini keduanya tidak ada, maka kami akan membawa kembali berkas ini," kata Johar Lien Senin 19 Oktober 2011.
RASN digelar di Hotel Pullnam, Jakarta Barat, Minggu, 18 Desember 2011. Salah satunya adalah desakan menggelar KLB PSSI. Selengkapnya di tautan ini.
Menurut Johar, tidak ingin menyerahkan dokumen rapat itu kepada pihak selain Djohar dan Tri. Pasalnya, berkas yang diberikan adalah berkas asli dan telah disepakati 452 anggota PSSI sehingga tak bolah jatuh ke tangan pengurus lain. Untuk itu, Johar menegaskan kalau pihaknya akan memantau keadaan PSSI.
"Jadi, jika kami mengetahui pak Djohar atau pak Tri ada di sini [kantor PSSI], saat itu pula kami akan berikan berkas ini," sambung Pengurus Provinsi PSSI Jawa Tengah tersebut.

