Anggota Komite Penyelamat
Sepakbola Indonesia (KPSI) Hardi Hasan
mengatakan, utusan Konfederasi Sepakbola Asia
(AFC) akan melihat langsung kondisi sepakbola
Indonesia usai tahun baru 2012.
Rencana AFC mendatangi Indonesia tak lepas
dari adanya laporan soal rencana menggelar
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang disampaikan
oleh KPSI. "Kami secepatnya akan mengirim
utusan ke Zurich, Swiss (markas FIFA) untuk
menyerahkan data dan fakta desakan KLB kepada
PSSI. Yang sudah dipastikan, AFC confirm akan
datang ke Indonesia usai tahun baru.
Sebetulnya, baik AFC maupun FIFA sudah kami
kirimi surat dan dokumen lain soal KLB," ujar
Hardi dalam diskusi sepakbola yang digelar di
Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis
29 Desember 2011.
Dalam diskusi refleksi akhir tahun bertajuk
Perjalanan PSSI, Seputar Kisruh dan Pasca
Kongres Hingga Saat Ini, Hardi menjelaskan
upaya menggelar KLB tersebut kini sudah sampai
kepada tahapan persiapan penyelenggaraan.
Ia memastikan FIFA dan AFC sebagai rumah dari
PSSI, akan memberikan lampu hijau bagi KPSI
untuk menyelenggarakan KLB.
"Saya yakin mereka merestui. Tentu, mereka juga
ke Indonesia untuk melakukan verifikasi berkas
452 anggota. Silakan, kami dengan terbuka akan
menyerahkan. Saya kira PSSI juga harusnya
seperti itu. Jangan cari pembenaran tanpa ada
klarifikasi dulu.
Menyebut ini tidak sah dan lainnya, tanpa
melihat sebelumnya," ujar Hardi. Menurut Ketua
Pengprov PSSI Jakarta tersebut, persoalan KLB
dan agenda besar menurunkan kepengurusan
Djohar Arifin Husin saat ini tak bisa ditunda-
tunda lagi.
Dalam waktu 4 bulan memimpin PSSI,
kepengurusan PSSI saat ini dinilai telah
melenceng jauh dari harapan anggotanya.
"Mereka (PSSI) bicara baru 4 bulan bekerja. Tapi
bagi kami, 4 bulan itu sudah terlalu lama jika
kondisinya seperti ini. Jangan bilang baru 4 bulan
jika Ketua Umumnya banyak penyimpangan. Ini
sudah kronis dan harus segera diganti," tegas
Hardi.
"Pemimpin nanti harus bisa meluruskan apa
yang sudah bengkok, dan bisa menyatukan apa
yang saat ini terpecah-pecah. Pemimpin nanti
harus tidak terbelenggu sisi politik dan
kepentingan kelompok. Sekarang ini saya kira
masih ada orang-orang seperti itu. Yang sekarang
diturunkan, ganti dengan pemimpin yang lebih
amanat, " tutur Hardi. KPSI memutuskan untuk
segera menggelar KLB setelah menyatakan diri
mengambil alih mandat kepengurusan PSSI.
Rencananya, KLB akan digelar pada 6 Maret 2012
di Surabaya, Jawa Timur.
De originele berichten zijn hierSepakbola Indonesia (KPSI) Hardi Hasan
mengatakan, utusan Konfederasi Sepakbola Asia
(AFC) akan melihat langsung kondisi sepakbola
Indonesia usai tahun baru 2012.
Rencana AFC mendatangi Indonesia tak lepas
dari adanya laporan soal rencana menggelar
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang disampaikan
oleh KPSI. "Kami secepatnya akan mengirim
utusan ke Zurich, Swiss (markas FIFA) untuk
menyerahkan data dan fakta desakan KLB kepada
PSSI. Yang sudah dipastikan, AFC confirm akan
datang ke Indonesia usai tahun baru.
Sebetulnya, baik AFC maupun FIFA sudah kami
kirimi surat dan dokumen lain soal KLB," ujar
Hardi dalam diskusi sepakbola yang digelar di
Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis
29 Desember 2011.
Dalam diskusi refleksi akhir tahun bertajuk
Perjalanan PSSI, Seputar Kisruh dan Pasca
Kongres Hingga Saat Ini, Hardi menjelaskan
upaya menggelar KLB tersebut kini sudah sampai
kepada tahapan persiapan penyelenggaraan.
Ia memastikan FIFA dan AFC sebagai rumah dari
PSSI, akan memberikan lampu hijau bagi KPSI
untuk menyelenggarakan KLB.
"Saya yakin mereka merestui. Tentu, mereka juga
ke Indonesia untuk melakukan verifikasi berkas
452 anggota. Silakan, kami dengan terbuka akan
menyerahkan. Saya kira PSSI juga harusnya
seperti itu. Jangan cari pembenaran tanpa ada
klarifikasi dulu.
Menyebut ini tidak sah dan lainnya, tanpa
melihat sebelumnya," ujar Hardi. Menurut Ketua
Pengprov PSSI Jakarta tersebut, persoalan KLB
dan agenda besar menurunkan kepengurusan
Djohar Arifin Husin saat ini tak bisa ditunda-
tunda lagi.
Dalam waktu 4 bulan memimpin PSSI,
kepengurusan PSSI saat ini dinilai telah
melenceng jauh dari harapan anggotanya.
"Mereka (PSSI) bicara baru 4 bulan bekerja. Tapi
bagi kami, 4 bulan itu sudah terlalu lama jika
kondisinya seperti ini. Jangan bilang baru 4 bulan
jika Ketua Umumnya banyak penyimpangan. Ini
sudah kronis dan harus segera diganti," tegas
Hardi.
"Pemimpin nanti harus bisa meluruskan apa
yang sudah bengkok, dan bisa menyatukan apa
yang saat ini terpecah-pecah. Pemimpin nanti
harus tidak terbelenggu sisi politik dan
kepentingan kelompok. Sekarang ini saya kira
masih ada orang-orang seperti itu. Yang sekarang
diturunkan, ganti dengan pemimpin yang lebih
amanat, " tutur Hardi. KPSI memutuskan untuk
segera menggelar KLB setelah menyatakan diri
mengambil alih mandat kepengurusan PSSI.
Rencananya, KLB akan digelar pada 6 Maret 2012
di Surabaya, Jawa Timur.

