“Saya tetap akan menolak bergabung dengan skuad Timnas jika masih ditangani Wim,” ungkap Ferry
Ferry menambahkan, pelatih Wim sangat melecehkan para pemain Timnas dengan perkataan yang sangat tidak pantas diungkapkan oleh seorang pelatih terhadap pemainnya.
Ferry mengakui pelatih-pelatih di liga Indonesia, lebih memiliki kapasitas melatih yang baik dan bisa menghargai para pemainnya.
Soal tudingan negatif terhadap pemain Timnas yang mogok main jelang laga lawan Qatar pada 11 Oktober mendatang, Ferry tidak terlalu merisaukan, sebab protes yang dilakukan para pemain memiliki alasan-alasan tertentu.
“Intinya pemain yang mogok main, karena pelatih Wim tidak bisa menjadi panutan para pemainnya,” kata Ferry

